Bikin Sendiri LAN di Rumah
Manfaat Jaringan Komputer :
* Resource Sharing, dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersamasama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mangatasi masalah jarak.
* Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atau lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.
* Menghemat uang. Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetapi, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.
Langkah-langkahnya : Untuk membuat sebuah jaringan komputer kecil (LAN), ada beberapa peralatan dan bahan yang kita butuhkan seperti :
* Tang Cramping
* Lan Tester
* Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) / Coaxial (jarang digunakan)
* Connector RJ45 / connector kabel coaxial
* switch-hub
* min 2 buah PC (Personal Computer) beserta LAN Card atau NIC (Network Interface Card)
Lalu kita tentukan susunan kabel UTP yang akan kita gunakan sesuai dengan fungsinya. misalkan kalau kita hendak menghubungkan langsung dari PC-PC maka kita gunakan CROSS, kalau kia hubungkan ke switch-hub lebih dulu, PC-HUB, maka kita gunakan STRAIGHT. jika kita hendak menghubungkan 2 LAN maka HUB-HUB kita gunakan CROSS, kita juga bisa gunakan STARIGHT jika pada salah satu HUB terdapat port uplink.
untuk memudahkan dalam menghapal susunan kabel, kita bisa gunakan salah satu cara yang saya pakai, yaitu STRAIGHT -> OBHC kalau CROSS -> HBOC.
STRAIGHT -> OBHC
O -> putih orange – orange
B -> putih hijau – biru
H -> putih biru – hijau
C -> putih coklat – coklat
CROSS -> HBOC
H -> putih hijau – hijau
B -> putih orange – biru
O -> putih biru – orange C -> putih coklat – coklat
jika anda memiliki cara yang lain silahkan diterapkan, gak harus seperti diatas. kemudian silahkan setiap ujungnya diujicoba menggunakan lan tester. kalau lampu menyala sesuai yang diharapkan, maka anda telah berhasil dalam proses cramping. silahkan dipasang pada lan card PC anda.
untuk mengatur IP maka yang kita pikirkan adalah berapa no group IP yang digunakan pada LAN anda. biasanya untuk jaringan lokal menggunakan group IP 172.17.X.X, 192.168.X.X 202.168.X.X atau 10.10.X.X. untuk jaringan lokal, minimal yang diatur adalah :
IP address : 192.168.1.2 (misal)
Subnet mask : 255.255.255.0 (misal)
untuk default gateway dapat anda isi jika anda hendak menghubungkan jaringan lokal anda dengan jaringan luar (baik jaringan lokal lainnya atau internet). untuk DNS server akan anda isi jika anda terhubung dengan internet. DNS server ini tergantung dengan aturan yang ditetapkan oleh provider, Telkom Speedy, dll.
jika anda sudah mengatur no IP, anda bisa mengecek apakah komputer anda sudah bisa berkomunikasi dengan komputer lainnya, yaitu dengan cara menjalankan perintah ping pada command, seperti ping 192.168.1.3 (perintah ini menghasilkan 4 kali respon), agar terus-menerus memberikan respon kita tambahkan atribut -t (trace), seperti ping 192.168.1.3 -t
Respon yang diberikan ada 3 macam : 1. reply from…. komputer anda sudah dapat berkomunikasi dengan komputer tujuan anda.
2. request time out…. koneksi jaringan ada masalah dengan komputer tujuan anda.
3. destination unreachable…. koneksi jaringan komputer anda ada masalah.





adi said,
April 24, 2008 at 7:50 am
saya mau tanya .. saya udah lama nge Lan 2 komputer tapi semenjak ramai virus komputer kok susah sekali untuk nyambungin, padahal di panel sudah terdeteksi bahwa komputer sudah terhubung .. bagaimana ya solusinya, thank buat penulis sebelumnya
rio said,
July 12, 2008 at 6:48 pm
taya atu ..
saya pernah make modem 2 , dari 2 line speedy. trus saya gabungin dalam satu hub
setelah setting ip nya ada keanehan,,,
misal: ip modem pertama : 192.168.1.1
ip modem kedua : 192.168.2.1
nah dari kompi modem pertama ping 192.168.2.1 -t (modem 1) wah lancar
tapi dai kompi modem ke 2 ping 192.168.1.1 -t (modem2) wah Reques Time out
lah tapi koneksi ke internet nya lancar
nah saya mo tanya kenapa kommpi yang gteway nya modem2 tidak bisa ping nya lancar , padahal yang atu ke dua aman wae.. firewall modem 1 juga say udah matiin ampe mampussssssssss ,,
mohon pencerahan nya ums
dion2006ti said,
July 14, 2008 at 2:06 am
wah seharusnya jika no fire wall dan hardware berjalan normal pasti bisa
coba cek di modemnya
jangan hanya cek di kompie
Adigrahito said,
August 18, 2008 at 4:52 pm
terima kasih infonya, tapi kalau komputer kita sudah disambung terus gak bisa dibuka komputer tetangganya apa masalahnya ya?
dion2006ti said,
August 20, 2008 at 2:13 am
1 coba matikan firewall default windows ( kadang firewall mencegah ping juga ke komputer )
2. pastikan ada folder yang di share
sipencuri88 said,
December 23, 2008 at 12:27 pm
klo responnya “unreachable” tu knp?
kaito said,
February 9, 2009 at 10:28 am
Kalo Hub komputer ma laptop sama ga
ANDY said,
February 13, 2009 at 1:12 pm
Pembelian ke telah Berhasil dgn.No.Seri: Saldo Akhir Rp.456034352